Yang Disalahkan

1167 Kata

“Ayah?” panggil Jya pada sosok di depannya yang kini pun turut memandang Jya. Mereka saling tatap tanpa dapat dimengerti arti dari masing-masing dari ekspresi tersebut. “Kamu ayah-ku kan?” tanya Jya penuh dengan kehati-hatian. “Jya, kamu datang juga? Kenapa tidak beritahu Ayah dulu?” tanya Abyan. “Untuk apa? –untuk Ayah bersiap-siap? –tapi ini semua sudah siap ‘kan Yah?” tebak Jya. “Acara apa ini Ayah?” tanya Jya. Walau pada kenyataannya ia tidak bodoh untuk menyadari bahwa acara tersebut adalah acara selamatan untuk kehamilan. Abyan tidak menjawab pertanyaan putri bungsunya, atau masihkah Jya akan menepati posisi putri bungsu untuk Abyan setelah ini. “Ayah menyembunyikan apa selama ini? Sejauh ini? Rapi sekali ya Yah? Hmmh.” Terdengar sekali Jya mengatur napasnya untuk menenangkan di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN