@TILOEF Tiba pada waktu yang Jya hindari, Jya takutkan. Gernal sekarang ada di depan Jya. Bodohnya Gernal malah datang lagi tepat jam pulang Jya dengan alasan ingin menjemput Jya pulang. “Ayo,” ajak Gernal tanpa beban. “Lalu mobilku? Pulanglah, Sera bisa bersamaku saja malam ini,” ujar Jya menunjukkan penolakan secara tidak langsung. Sera dari tadi ingin berbicara, ingin mengungkapkan isi pikirannya. “Tapi kamu sendirian di rumah, bukankah Ibu dan Ayah pulang besok?” ujar Gernal dengan nada tanya. “Y-ya, tapi aku bisa pulang sendiri dan biarkan Sera menemaniku malam ini,” balas Jya. “Ma-” “Sera ingin menonton bersama malam ini?” ajak Jya sambil menekan kata per katanya. Sera menunjukkan wajah kebingungan. Ia ingin berbicara tapi dari tadi tidak ada celah dan dua orang dewasa di d

