101. Pertengkaran

1998 Kata

Muti bertanya-tanya kapan dirinya akan pernah bosan b******a dengan Damar seperti ini. Nyatanya, meskipun ia sangat kelaparan, dirinya tidak bisa mengabaikan Damar yang terlihat begitu seksi itu begitu saja. Ia sering melihat pria memasak dengan apron menutupi d**a bidang mereka. Namun, saat melihat jika pria itu adalah pria yang ia cintai, rasanya hatinya mengembang oleh kebahagiaan murni yang tidak pernah Muti rasakan sebelumnya. Mungkin mereka masih baru dalam hal kehidupan rumah tangga dan segala yang menyertainya, tetapi Muti bisa menduga bahwa ia tidak akan pernah bosan melakukan apapun asal itu bersama Damar. Dan itu juga termasuk dalam hubungan percintaan mereka yang begitu panas dan menggelora ini. Dulu, ia selalu bertanya-tanya apakah dirinya akan pernah menemukan seseorang yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN