29. Kepulangan Damar dan Kekasih Barunya

1509 Kata

“Damar!” Damar menoleh dan tersenyum pada gadis yang tengah melambai padanya itu. Ia mematikan laptopnya, kemudian melepas kacamata baca yang ia kenakan sementara gadis itu duduk di sampingnya, di atas rumput hijau yang hangat dan kering. Sedang musim semi di Jepang dan mereka menikmatinya dengan duduk di taman sambil menatap bunga Sakura yang sedang mekar. Sebenarnya ia tidak ingin pergi kemari. Ada beberapa tugas kuliah yang masih harus ia nilai sebelum dirinya pulang besok. Ya, sebagai asisten dosen, dirinyaa tidak kalah sibuk dengan dosen itu sendiri. Akan tetapi, gadis itu memaksa untuk mengajaknya berpiknik dan tentu saja Damar tidak bisa menolak jika si manja itu mulai merajuk. Mereka lalu membuat janji untuk bertemu di taman ini untuk makan siang. Kalian penasaran siapa dia?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN