DARREL mendudukkan pantatnya di kursi restoran bersamaan dengan Tara. Posisi mereka kini berseberangan, dan itu membantu mereka untuk saling bertatap muka dengan mudah. "Kau suka restorannya?" tanya Darrel membuka percakapan. Tara menyapu pandang interior restoran bergaya kontemporer itu. Tampak menarik membawakan konsep desain era pertengahan tahun 1900-an. Dengan perpaduan bahan alam dan juga material berbahan keras, memberikan kesan kedewasaan masa berkembang. Furnitur yang dominan terbuat dari kayu, dan lantai granit tampak apik memadukan warna dinding yang dicat netral—putih, abu-abu, hitam—sementara plafonnya menggunakan playwood dengan sky light di tengah, serta lampu gantung yang diposisikan tepat di atas meja. Selebihnya dinding-dinding diisi dengan kaca besar sebagai pencahayaa

