ELISA berdiri dari duduknya. Memasang wajah keterkejutan juga kekesalan. Ia tampak meradang saat menerima kabar dari seseorang lewat telepon. "Apa kau yakin kalau itu Darrel?" tanyanya lagi memastikan. "Iya, El. Aku yakin sekali kalau itu putramu. Dia bermesraan bersama gadis seksi. Kalau aku lihat, itu gadis yang sama yang ada di video trending kemarin." Bibir Elisa semakin ketar-ketir mendengar kabar tersebut. "Baiklah, Ann! Terima kasih atas infonya." Elisa menutup teleponnya setelah mengobrol singkat dengan temannya. Kini wanita itu mondar-mandir di ruang keluarga. Menyongsong ponsel yang digenggamnya dengan menepuk-nepukkan pada tangan satunya. "Uff… Darrel… uff … kau luar biasa. Aku sudah memintamu untuk meninggalkan gadis itu, tapi… sekarang kau menghabiskan waktu bersama." El

