Coming

1480 Kata

Semerbak angin menyibak dedaunan dan membuatnya berguguran. Terik mentari yang cukup terang, terasa sejuk saat berkolaborasi dengan angin esok hari. Pagi ini Darrel dan Disha tampak mengunjungi makam Abraham dan Lucia. Mereka hanya berdua. Disha tengah menaburi bunga-bunga di atas makam ibunya, sementara Darrel tampak mengguyur air dari sebuah kendi di atas tanah kuburan Abraham. Dunia berputar membuat manusia mengalami masa-masa yang berbeda. Kadang kala kebahagiaan membuat hidup terasa indah, kadang kala juga kesedihan menciptakan kehancuran. Darrel dan Disha masih tak menyangka, setelah kebahagiaan pernikahan dan juga bulan madunya, kini kesedihan harus menghampirinya. "Apa ayah dan ibu jauh lebih bahagia di alam sana, Darrel?" Disha bertanya lirih, dengan jemari yang mengelus kalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN