"Kamu mau ikut dan lihat Papa renang militer?' tanyaku dengan tersenyum.
"Apa itu renang militer Papa?' tanya Bayu dengan menatapku lengkap.
Aku akhirnya menerangfkan kepada Bayu putraku, apa yang di maksud dengan Renang militer itu?
"Отже, шановний, військове плавання носить повну військову форму. Взявши з собою рюкзак і шолом і рушницю. Тож треба вміти, тож коли ти вже студент, не дивуйся,
Otzhe, shanovnyy, viysʹkove plavannya nosytʹ povnu viysʹkovu formu. Vzyavshy z soboyu ryukzak i sholom i rushnytsyu. Tozh treba vmity, tozh koly ty vzhe student, ne dyvuysya," jawabku dengan memberikan penjelasan kepada Bayu putraku.
(Jadi begini sayang, renang militer adalah memakai Seragam Militer lengkap. Dengan membawa Tas ransel dan helm serta senapan. Jadi kamu harus bisa, jadi tatkala kamu sudah menjadi Siswa nggak kaget,)
"Гаразд, тато, бо я не член і не студент. Я щойно побачив це правильно?
Harazd, tato, bo ya ne chlen i ne student. YA shchoyno pobachyv tse pravylʹno?' tanya Bayu dengan tersenyum.
(Baiklah Papa, karena aku belum menjadi anggota maupun siswa. Aku cukup melihatnya saja kan?)
"Якщо ви хочете плавати, ви можете, але тільки в купальниках. Пізніше тато дасть тобі дуже важкий рюкзак і порожню рушницю без куль. Тому що тато хоче, щоб усі татові діти були людьми, здатними підвищити рівень і гідність своїх батьків. Але все одно дуже добра людина,
Yakshcho vy khochete plavaty, vy mozhete, ale tilʹky v kupalʹnykakh. Piznishe tato dastʹ tobi duzhe vazhkyy ryukzak i porozhnyu rushnytsyu bez kulʹ. Tomu shcho tato khoche, shchob usi tatovi dity buly lyudʹmy, zdatnymy pidvyshchyty rivenʹ i hidnistʹ svoyikh batʹkiv. Ale vse odno duzhe dobra lyudyna,' ucapku dengan menasehati putraku Bayu.
(Jika kamu mau renang boleh nak, tetapi hanya mengenakan pakaian renng. Nanti Papa kasih ransel yang sangat berat sekali dan senapan kosong tanpa peluru. Karena Papa mau anak Papa semuanya harus jadi orang semua yang dapat menaiki derajat dan martabat orang tua. Tetapi tetap menjadi pribadi yang sangat baik sekali,)
"Добре тато, тоді я зроблю. Я постараюся дати найкращий результат. Я повинен бути хорошим майбутнім студентом,
Dobre tato, todi ya zroblyu. YA postarayusya daty naykrashchyy rezulʹtat. YA povynen buty khoroshym maybutnim studentom," ucap Bayu dengan semangat membara.
(Baik Papa, jika begitu saya mau. Saya akan berusaha memberikan hasil yang terbaik. Saya harus menjadi calon siswa yang baik,)
Akhirnya hari yang dinanti pun tiba, aku dan Bayu kami berenang bersama. Aku mengajarkan putraku BAayu supaya menjadi perenang dan penyelam yang handal. Aku berharap Bayuu dapat menjadi prajurit TNI AL yang sangat baik sekali. Aku akan selau mendukung Bayu putraku.
"Плавання у вас непогано і добре, треба бути ентузіазмом і ще більше. Не падайте духом і не хвилюйтеся,
Plavannya u vas nepohano i dobre, treba buty entuziazmom i shche bilʹshe. Ne padayte dukhom i ne khvylyuytesya," ucapku dengan tersenyum.
(Renang kamu sudah cukup bagus dan baik, kamu harus semangat dan lebih semangat lagi. Jangan sampai patah arang dan semangat,)
"Дякую тато, я виправлю ще раз. Я не хочу соромити тата. Я хочу бути дуже хорошим плавцем і водолазом,
Dyakuyu tato, ya vypravlyu shche raz. YA ne khochu soromyty tata. YA khochu buty duzhe khoroshym plavtsem i vodolazom," ucap Bayu dengan tersenyum.
(Terima kasih Papa, saya akan memperbaiki lagi. Saya tidak mau membuata Papa malu. Saya ingin menjadi perenang dan penyelam yang sangat handal sekali,)
Setelah kami berdua puas dengan renag militer, aku mengajak Bayu untuk makan siang. Makan siang di sebuah kedai bebek kaleo.
"Баю, як щодо того, щоб ми пообідали? Що ти хочеш їсти?
Bayu, yak shchodo toho, shchob my poobidaly? Shcho ty khochesh yisty?" tanyaku dengan penuh senyuman.
(Bayu bagaimana kalu kita makan siang? Kamu mau makan apa nak?)
"Давай просто з’їмо качку, тато, ти згоден?
Davay prosto zʺyimo kachku, tato, ty z·hoden?" tanya Bayu dengan tersenyum.
(Kita makan hidangan bebek saja Papa, apakah Papa setuju?)
'Давай просто з’їмо качку, дитино, це було давно, дитино. Воно повинно бути смачним і смачним
Davay prosto zʺyimo kachku, dytyno, tse bulo davno, dytyno. Vono povynno buty smachnym i smachnym," ucapku dengan tersenyum.
(Kita makan bebek kaleo saja nak, sudah lama nak. Pasti rasanya enak dan lezat sekali,)
Aku dan Bayu memesan Bebek Kaleo, kami harus menunggu selam adua puluh menit. Hingga masakan tersebut, tersaji dengan sangat cantik sekali di meja kami.
Tiba-tiba putraku tersendak, aku sangat khawatir dan panik sekali. Akan kodisi Bayu putra yang sangat aku sayangi dan cintai.
"Баю чому ти хочеш? З тобою все гаразд, правда? Тато дуже хвилюється
Bayu chomu ty khochesh? Z toboyu vse harazd, pravda? Tato duzhe khvylyuyetʹsya,' tanyaku dengan tersenyum.
(Bayu kamu kenapa nak? Kamu baik-baik saja kan? Papa sangat khawatir sekali,)
"Так, тато, я справді в порядку, я просто задихаюся від їжі. Татові не варто хвилюватися і турбуватися про мій стан і ситуацію. Продовжимо їжу,
Tak, tato, ya spravdi v poryadku, ya prosto zadykhayusya vid yizhi. Tatovi ne varto khvylyuvatysya i turbuvatysya pro miy stan i sytuatsiyu. Prodovzhymo yizhu,' ucap Bayu putraku dengan tersenyum manis.
(Iya Papa aku sungguh nggak apa-apa, aku hanya tersendak makanan. Papa nggak usah risau dan khawatir akan kondisi dan keadaanku. Mari kita lanjut lagi makanannya,)
"Дякую, синку, якщо з тобою все добре, любий. Тато справді хвилюється.
Dyakuyu, synku, yakshcho z toboyu vse dobre, lyubyy. Tato spravdi khvylyuyetʹsya." ucapku dengan tersenyum.
(Syukurlah nak, jika kamu nggak apa-apa sayang. Papa sungguh khawatir sekali,)
Setelah selesai makan, aku dan putraku Bayu kini sedang memesan bebek kaleo untuk di bawa pulang untuk Tiara, Bella dan Angkasa.
Selama di perjalanan, aku dan Bayu melihat wanita yang sedang hamil, wanita yang hamil itu sungguh kasihan dan menderita sekali. Bayangkan saja dia hamil tetapi kandungannya di pukul dan di tendang, aku sungguh tak tau pelakunya siapa? Entah suami atau preman.
"Bayu kita tolong ibu-ibu itu dulu yugjh!" titahlku dengan tersenyum.
"Baik Papa,' jawab Bayu dengan singkat.
Aku dan Bayu lantas turun dari mobil kami.
Bayu berinisiatif memukul dan meninju lelaki tersebut, sedangkan saya membawa Ibu tersebut ke rumah sakit.
Bayu membawa Bapak tersebut, ke dalam kantor polisi, rupanya bapak tersebut adalah suami ibu tersebut. Sungguh jahat dan keterlaluan sekali, kenapa seorang suami tega seperti itu? Seharusnya sebagai seorang suami itu melindungi istrinya, bukan seperti itu.
Bersambung.