Karma itu Nyata

1602 Kata

Keesokan harinya, wajahku mulai berubah lagi. Bukan bertambah baik, malah semakin bertambah parah. Selain jumlah jerawatnya yang makin bertambah, kondisi jerawatnya juga tidak hanya memerah, tapi berubah menjadi bernanah. Baunya sudah pasti tidak nyaman. Dan rasanya juga perih. Aku jadi ga percaya diri dengan kondisi wajahku yang mulai berantakan. Aku berusaha gunakan bedak yang agak tebal agar tidak terlalu nampak. Setibanya di kantor, kondisinya tidak berubah. Teman-teman tetap berusaha menjauh dariku. Aku masih tidak paham dengan tingkah teman kerjaku. Sampai ketika aku coba ngobrol sebentar dengan seorang satpam, ia pun hanya sepatah kata yang terucap dan dia berlalu sambil menutup hidungnya. Katanya dia mencium bau busuk. Ternyata aku ga sadar jika yang di maksud satpam tadi adalah ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN