Menjadi Pelakor bukan inginku

1350 Kata

Mencintai itu bukan berarti Memiliki. Apalagi hati seseorang yang sudah tertambat pada pilihannya. Demi sebuah Ambisi, Norma dan Aturan pun tiada arti, semua dilanggar. Akal Sehat tak lagi digunakan. Pelakor, Perebut Laki Orang… Para emak-emak pasti sudah ngeri-ngeri sedap bila mendengar kata Pelakor. Hmmm … tidak semua Pelakor itu salah, tergantung bagaimana kita cara memandang hal tersebut. Seperti cerita berikut ini… Namaku Wita. Maaf bukan nama sebenarnya. Entah aku harus memulai ceritaku ini dari mana. Hufff… Maaf jika ceritaku ini membuat semua yang membacanya menjadi membenciku. Haters ku sudah cukup banyak, jadi jangan para pembaca budiman juga ikut menambahi Haters ku. Semua kejadian berikut bukan karena kehendakku. Aku hanya manusia biasa yang juga memiliki hati atau rasa. Tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN