Korban Orang Pintar

1546 Kata

Esok lusanya, aku dapat kabar dari teman. Dia ada kenalan ‘orang pintar’ yang bisa mengobati juga. Dengan antusiasnya aku iyakan tanpa banyak pertanyaan lagi. Kami berdua sepakat keesokan harinya pergi ke tempat orang pintar tersebut. Sampai di depan rumahnya, aku sudah mau kabur. Karena yang kulihat di lingkungan rumah itu terlihat spooky banget. Tapi temanku tetap meyakinkanku, karena menghargai teman, jadi tetap ku lanjutkan langkahku ke rumah itu. Begitu sampai depan pintu rumah orang pintar itu, tiba tiba pintu terbuka dengan sendirinya. Dan terlihat sesosok manusia dengan berambut panjang yang acak-acakan. Aku yang baru pertama kali ke rumah itu langsung shock. Tapi tidak dengan temanku. Mungkin karena dia sudah biasa. “Mba cari bapak kan? Sudah ditunggui tuh dari tadi” suara sosok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN