Rena dan Rayu duduk berhadapan sambil menunggu makanan yang mereka pesan. Untunglah Nugi tertidur. Mungkin karena kelelahan karena sejak pagi sudah sibuk bergerak dengan mainan barunya. “Kamu tinggal di mana?” Rena basa basi menanyakan tempat tinggal Rayu. “Aku tinggal di Cipari. Kamu sendiri di mana?” Rayu menatap Rena lekat. Ada sesuatu yang terasa mengganjal di hati Rayu. Tapi dia nggak tahu apa. “Aku sih sebetulnya dari Jakarta. Ke sini nggak sengaja. Aku lagi suntuk banget sama kerjaan. Jadi yah, aku iseng aja jalan-jalan. Eh, malah sampe ke sini.” “Duh, isengnya kok jauh banget ya.” Rayu tergelak. “Memangnya kamu kerja di mana?” Lanjut Rayu. “Aku buka butik sendiri. Bisa dibilang tukang gambar sama tukang bikin baju lah. Kalau kamu? Nggak mungkin dong kamu bakalan jawab ibu rum

