41. YA, AKU BAGAS

1084 Kata

“Suami lo?” Dion bertanya ketika melihat Rena fokus melihat layar handphonenya. “Nggak. Dia Cuma nanya gue ada di mana. Nih udah gue bales dan gue bilang aja lagi di luar.” Jawab Rena tak acuh. Sepertinya topik tentang Bagas sangat tidak seru kalau dibicarakan di depan Dion. “Jangan-jangan di lagi di Jakarta. Makanya dia tanya lo ada di mana.” Tebak Dion. “Nggak mungkin. Ini hari kerja, bukan weekend. Hal yang mustahil kalo dia cuti tanpa ada alasan yang bisa masuk akal.” Rena menjawab yakin. “Lo nggak merasakan sesuatu yang aneh? Bukannya lo pernah bilang kalau dia nggak perna hubungin lo duluan ya?” Dion masih sibuk dengan pikirannya yang tidak tenang. Dia merasa ada sesuatu yang aneh tapi tidak tahu apa. “Udah nggak usah bahas dia. Ngapain sih mikirin dia? Kita di sini kan mau libu

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN