"Sudah tahu jenis kelamin cucunya Mama, Nak?" Anandhiya yang tengah mengunyah buah mangga, seketika mengangguk antusias tepat setelah bisa mengerti akan maksud pertanyaan dilontarkan oleh ibu mertuanya. Keantusiasan juga ditunjukkan lewat senyuman lebar. "Iya, Ma. Udah tahu aku sama Danan." Anandhiya menyahut dalam nada yang sopan dan ceria bersamaan. "Satu minggu lalu, aku habis periksa," imbuhnya. Namun, tidak langsung memberikan jawaban seperti yang mungkin ingin diketahui sang ibu mertua tadi secara pasti. "Benarkah, Nak? Terus hasilnya bagaimana? Apa jenis kelamin cucunya Mama?" Ibu Tika lanjut bertanya. Beliau semakin diselimuti rasa penasaran yang besar. "Cowok, Ma. Cowok. Cucunya Mama, laki-laki." Tawa Ibu Tika terluncur lumayan kencang karena gaya bicara dari putra bel

