............. "Apa dalam tiga bulan proyek ini akan sudah bisa rampung semuanya? 100%?" Danan mengangguk dengan gerakan yang sedikit kaku untuk merespons pertanyaan ayah mertuanya. "Iya, Astungkara, Pak. Semoga sudah bisa semua." Kemudian, Danan dibuat terkejut dan juga sempat ingin bangun dari kursi karena mendapatkan tepukan pada bahu kiri secara tiba-tiba dari ibu mertuanya. Danan pun menyengir kala merasa tatapan berbeda ibu istrinya itu. "Kenapa, Ma?" tanya Danan guna mengonfirmasi. "Masih saja suka panggil 'Pak' ke Papamu, Nak. Tidak baik terlalu formal. Biasa saja. Sekarang kamu juga menantu dan keluarga kami," jawab Ibu Anida lembut. "Benar kata Mama, Nak. Jangan pagi memanggil Papa dengan sebutan 'Pak', kecuali benar-benar ada rapat yang besar di sini." Pak Handy ikut mena

