39 - Positif

899 Kata

..........   Danan sebenarnya masih dilingkupi oleh perasaan kesal akibat didorong keras sang istri hingga ia terjatuh ke belakang tadi. Rasa sakit pada pantatnya juga belum bisa hilang semua. Ia cukup s**l pagi ini untuk mengawali hari. "Dhiya." Danan memanggil dalam suaranya yang lembut sembari mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi. Tidak ada sahutan diperolehnya, hal tersebut pun membuat Danan mengembuskan napas lumayan panjang. Tanda jika ia kian tak bisa menahan kesabaran sekaligus keingintahuan yang juga besar, dibuat begitu penasaran. "Dhiya, lama banget kamu di dalam. Ngapain aja, ya? Kapan keluarnya kamu, Dhiya? Mesti lama 'kah lagi aku nunggunya di sini? Cepatan dong, Sayang." Selesai melontarkan kalimat tanya beruntun, maka Danan langsung menutup mulutnya. Ia baru sadar jika ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN