Isabel memijit pelipisnya saat melihat dia--Calvino swans berdiri dihadapannya dengan wajah angkuh dan sangat menyebalkan. Tidak perduli siapa yang tengah duduk dihadapan Isabel,Calvino tetap saja berdiri tanpa mengucap sepatah katapun. Pria itu berkacak pinggang sambil memandang Isabel tanpa berkedip. "Apa kau mengenalnya?" Tanya Redrico. Isabel bukan wanita pengecut. Ia mengangguk sambil meneguk air mineral yang sudah berada ditangannya. Ia bingung harus bagaimana. Disisi lain ia takut rencananya gagal dan disisi lain ia tidak mau menyakiti hati Calvino. Benar-benar situasi yang membuatnya pusing! "Siapa?" Tanya Redrico lagi. Isabel tau jika Redrico kenal dengan Calvino. Mereka lawan bisnis dan harusnya pria menyebalkan itu tidak perlu berpura-pura untuk memancing Isabel. Ck...tak

