"selamat atas keberhasilanmu!" Calvino mengeryitkan keningnya saat Sadam Abraham menyalami Calvino diselingi dengan sunyuman ramahnya. Tentu saja perubahan Sadam yang sangat drastis memnuat Calvino sedikit bingung. Apa dia habis terbentur tembok atau,otaknya mulai bergeser gara-gara penculikan yang keluarga Sadam alami? Entahlah. Sebagai menantu yang baik Calvino menyambut uluran tangannya. "Dalam rangka apa kau memberiku selamat?" Tanya Calvino sinis. Calvino tidak akan mudah tertipu oleh tipu daya keluarga besar Sadam. Meski mereka mengatakan jika Sadam sudah berubah namun lagi-lagi Calvino masih belum bisa menerima seratus persen pria terlicik dalam dunia perbisnisan apalagi dia---Sadam abraham pernah membuat keluarganya hancur sehancur-hancurnya. Sungguh miris bukan? Jika kalian

