Part 26_hari h

1071 Kata

Melano menendang kursi yang berada didekatnya. Dan sialnya kursi itu terhempas jauh hingga mengenai pergelangan kaki Gween. "Hei kau....!!!" Dorrr.... Dorr.... Salah satu bodyguard Sadam masuk lalu dengan lancangnya menembakkan pistolnya keudara. Melihat itu Melano semakin geram. Dengan cepat ia berlari kearah Sadam mengalungkan belati kecilnya yang berupa pen tepat dileher Sadam"bukankah sudah aku katakan...!!berhati-hatilah jika menghadapi kami." Sergah melano penuh dengan penekanan. Dan mau tidak mau Sadam mengibaskan tangannya untuk memberi tanda kepada bodyguardnya keluar segera dari ruangan. Melano bukan pria munafik yang mengingkari janjinya. Dengan sedikit goresan pada pipi Sadam Melano segera melepas pitingannya lalu mendorong tubuh sadam hingga terjungkal. "Beraninya kali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN