12. Khawatir

1544 Kata

Jane yang sudah bangun dari tidurnya melihat Arga sedang sibuk dengan berkas-berkasnya. 'Tampan sekali dia kalau sedang begitu.' Bisik Jane. Dia mengamati suaminya yang terlihat sangat sempurna ini, apalagi saat dia sedang serius seperti sekarang. Jane makin menyukainya saja. Lagi-lagi rasa kesal atau apapun itu, menguap atau hilang entah kemana. Dia kembali teringat akan ucapan Fredo saat sebelum dia kembali kerumah malam itu, bahwa dia selalu memaklumi atas apa yang dilakukan Arga padanya, tapi sayangnya perasaan Jane belum terbalaskan. Yah! Kata 'belum' disini menggambarkan bahwa Jane belum menyerah untuk mendapatkan hati suaminya. Arga membenarkan posisi duduknya agar menjadi lebih nyaman saat melihat dokumen-dokumen yang ada dihadapannya. Dia bahkan belum menyadari bahwa Jane sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN