Karena Axel sudah capek terus bersembunyi. Ia perang terbuka dan menerima semua resikonya. El mana tahu soal itu. Wong ia masih tersesat. Belum juga sampai dan tentu saja sudah kelaparan. Kalau haus sih masih bisa minum air hujan atau air apa saja yang terlihat. Gara-gara ini, ia marah besar pada Juna. Ia bersumpah akan membalaskan dendam sampai mati. Ia tak perduli sekalipun Juna itu kakaknya. Lantas Juna? Tentu mencari keberadaan El. Memang sempat terdeteksi di beberapa tempat. Tapi hilang. Kini sinyalnya malah hilang sempurna. "Asusmsi pertama, mereka menyadari keberadaan chip itu." "Asumsi kedua, chip basah." "Asumsi ketiga, itu wilayah yang memang belum benar-benar ada sinyalnya." Tentu asumsi ketiga yang benar. Tapi Juna dan tim masih menimbang-nimbang keberadaannya di mana? "

