Setelah kepergian Raja, Nara berjalan menuju Raka yang masih terbaring lemah. Nara lalu duduk disamping Raka dengan air mata yang masih menetes di pipi nya. "Maafkan aku Nara. Ini semua salah aku. Andai saja aku tidak hadir kembali di kehidupan kamu, mungkin hubungan kamu dengan Raja masih baik-baik saja. Mungkin citra kamu tidak akan tercoreng seperti sekarang ini," lirih Raka sambil mengusap air mata Nara yang terus saja menetes. "Ini bukan salah Om Raka. Kalaupun Om Raka tidak hadir kembali di kehidupan Nara, tetap saja hati Nara masih untuk Om Raka," ucap Nara sambil menangis sesenggukan. Raka menangkup wajah Nara dengan kedua tangan nya. Dia lalu menatap kedua bola mata Nara yang tengah menatap nya juga. "Apa selama kamu menjalin hubungan dengan Raja, kamu tidak pernah sed

