Bab 27 : Rahasia hati

3415 Kata

Seperti dejavu, lagi-lagi Vega terbangun dan mendapati dirinya sedang berada di pelukan sang suami tercinta. Satu lengannya melingkari perut Vega dan satunya lagi digunakan sebagai bantalan kepala Vega. Gadis itu berniat mengangkat kepalanya lalu bangun namun batal saat merasa pusing. Vega meringis kecil dan gerakannya membuat sang suami terbangun. Pria itu langsung menatapnya khawatir. “Mana yang sakit?” tanyanya. Vega menggigit bibirnya saat kepalanya terasa nyeri dan berat. Dia juga sedikit mual. Gadis itu menelan ludahnya kaku. Dia kembali meletakkan kepalanya di atas lengan Lian. “Kepala kamu sakit?” Vega berdehem kecil untuk menjawab pertanyaan suaminya. Bibirnya sudah tidak mampu berkata-kata karena serangan rasa sakit di kepalanya. “Kamu istirahat aja. Sini aku kasih bantal ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN