Bab 34 : Epilog

2720 Kata

“Angie.. Jangan lari-lari!” Vega menyingkirkan majalah yang sedang dia pangku lalu beranjak dari sofa untuk menghampiri putrinya yang kini sedang bermain di teras. “Sweetheart...” panggil Vega pada bocah berusia empat tahun itu. Vega menghela nafas pelan karena panggilannya tidak dihiraukan. Dia berjalan perlahan dan menangkap tubuh mungil yang sedang berlarian sembari menyeret mobil mainan tersebut. Setelah berhasil mendapatkannya, Vega langsung memeluk bocah cantik dengan rambut keriting berwarna keemasan itu. “ Kok nggak dengerin Mommy, sih? Angie jangan lari-larian! Nanti kalau jatuh gimana?” ujarnya seraya membelai wajah bocah itu, merapikan helaian rambut lembutnya yang lepas dari ikat kuncir. “Tapi Angie kan nggak jatuh, Mom.” “Ya nggak boleh nunggu jatuh dulu baru berhenti, don

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN