Sungguh malam itu, Ayla yang biasanya tak pernah tertidur dengan pulas. Kini bisa begitu terlelap. Tak seperti biasanya, yang selalu terbangun dengan mimpi buruk ditengah malam. Alhasil, pada pagi harinya, gadis itu terlihat begitu segar, dan penuh semangat. Gadis itu sudah bersiap dengan seragam putih abu-abu dan tas ransel di punggungnya. Berjalan sambil sesekali bersenandung, menuju dapur. Menemui sang nenek tercinta, dengan sarapan yang sudah tersaji diatas meja makan. Menunggu untuk sarapan bersama. “Hari ini, kamu tampak berbeda?” Tanya oma Anik. Nenek Ayla. Lagi, bukan menjawab pertanyaan dari neneknya, Ayla justru balik bertanya. “Oh iya, masak sih Oma?” katanya, sambil menampilkan cengiran yang jarang, bahkan tak pernah lagi dilihat oleh Anik setelah kepergian orangtuanya.

