Adzja Bersembunyi

1109 Kata

Karan berhasil meraih pinggang Adzja dan wanita itu bertumpu pada pundak Karan begitu tangannya sudah bisa ia turunkan. Sepersekian detik ada dalam pelukan Karan, buat Adzja seperti berhenti bernapas. Jantungnya bergemuruh antara merasa bahagia, lega sudah bebas dan juga gugup karena bisa ada begitu dekat dengan Karan. Sungguh, pengalaman langka yang tidak akan Adzja lupakan seumur hidupnya. Meski mereka begitu dekat dalam situasi yang sama sekali tidak menyenangkan, tetapi Adzja bisa anggap momen singkat itu adalah hal terbaik yang ia dapatkan dari kisah penyekapannya oleh Zalgrix. Dalam gelapnya malam, mereka tidak bisa saling menatap jelas paras masing-masing, namun yang paling merasa beruntung adalah Adzja. Tidak hanya bebas, tapi karena diselamatkan oleh orang yang selalu menghias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN