Karan terpaku menanti kalimat berikutnya dari Vera, si nyonya besar. Ia menghadap untuk tahu tentang kabar Adzja dan ternyata ia sekarang terjebak tidak bisa langsung pergi sebelum penuhi rasa ingin tahu Vera. “Kamu mau saya bantu untuk temukan dengan seorang dokter untuk bisa bantu kamu ingat kembali tentang orang tua kamu?” tawar Vera tetap ikut alur berpikir dari Karan. “Saya tidak akan bisa mengganti semua biaya yang nanti Nyonya keluarkan,” balas Karan sambil menundukkan kepalanya. “Kamu tidak perlu khawatir tentang biaya. Layanan kali ini memang gratis. Tidak ada bayaran sepeser pun. Dokternya itu teman baik saya.” “Baiklah kalau memang begitu, Nyonya. Saya hanya dengar kalau biaya periksa ke dokter itu sangat mahal sehingga saya tidak yakin, gaji saya selama bekerja di sini aka

