Tindakan Berani

1178 Kata

Waktu yang dinantikan Golzy dan Vera akhirnya datang juga. Sebenarnya, Golzy tidak ingin istrinya ikut ke rumah sakit bertemu dokter dan menjenguk Karan, tetapi mereka berangkat juga bersama karena Vera sangat ingin berjumpa dengan Karan. “Kami menanti dengan rasa putus asa, karena sudah lebih dari dua hari belum juga dihubungi dari rumah sakit,” ujar Golzy pertama kali setelah berada di dalam ruangan bersama dokter dan juga Karan. “Maafkan, Tuan. Saya memang tunggu hasil dari laboratorium hingga bisa jelaskan semuanya dengan lengkap,” sahut dokter. “Karan, apa kamu sudah mendingan?” tanya Vera mendekati tempat tidur dan memegang pipi dari pemuda itu. Karan tersenyum. Ia merasakan kasih sayang seorang ibu yang tulus dari Vera. Ia merasa sangat bersalah karena masih belum jujur soal st

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN