Zevho sudah kembali beraktivitas seperti sediakala. Setelah tubuhnya kembali fit, ia tidak menunda lagi untuk menerima tamu. Hubungannya dengan Rex semakin mencair. Pria itu tanpa bicara pun sudah mulai paham bahwasanya ia tidak bisa menjalin hubungan asmara dengan Zevho yang masih terikat pernikahan dengan suaminya yang masih menghilang. Mereka semakin lancar berkomunikasi dengan kiriman pesan melalui kurir. Terutama pesan penting terkait keberadaan dari tempat penampungan bagi putranya sekitar belasan tahun silam. Jalanan di kota siang ini cukup berdebu. Apalagi jika kereta kuda baru saja lewat. Jejak yang ditinggalkan akan memberikan polusi debu. Untunglah, debu itu masih bersahabat dengan manusia karena partikel yang sangat kecil itu, tetap saja bermanfaat bagi keseimbangan eko

