Mandor menutup kembali pintu setelah Karan sudah masuk ke dalam ruang kerjanya. “Karan, duduklah! Aku harus bilang kalau kamu memang mujur.” “Ada apa, Tuan? Saya tidak merasa lakukan hal yang khusus.” “Tentu tidak untuk saya, tapi sepertinya untuk orang lain. Silakan tandatangani semua berkas ini. Mulai besok, kamu akan dipindahkan ke ruang kerja tuan Golyver, tetapi jangan lupa untuk laporkan diri ke bagian personalia besok pagi-pagi sekali.” “Apa saya dipecat, Tuan?” balas Karan mulai khawatir. “Bukan dipecat. Kamu akan kerjakan tugas lain yang bukan berupa kerja fisik. Seseorang inginkan dirimu jadi pekerja yang berbeda, bukan andalkan tubuh kekarmu.” “Saya tidak begitu ahli dengan pekerjaan gunakan otak dan pikiran saya. Mana pernah saya tamatkan sekolah tinggi.” “Tidak usah kha

