Niat Karan

1193 Kata

“Kalau memang tidak ada lagi yang harus saya kerjakan, saya ingin pamit, Tuan.” Karan sedang bicara dengan Golzy. “Ada yang ingin kubicarakan, tapi bisa kita lakukan esok.” “Baik, Tuan.” Karan sudah melewati halaman rumah dan ia lihat nyonya rumah sedang ada di gazebo. Permuda itu ingin menyambangi Vera yang sedang ada di kebun, tapi dia tidak punya alasan kuat untuk lakukan hal itu. “Karan, apa kamu punya hal yang tidak bisa ditunda?” teriak Vera yang juga menangkap bayangan Karan ingin keluar dari pagar. “Bisakah kita diskusikan sesuatu?” seru Vera lagi karena Karan sudah berhenti berjalan tetapi bergeming. Padahal sebenarnya, panggilan dari Vera barusan buat Karan lega. Akhirnya, ia bisa juga bicara dengan Vera. Ia langsung berlari menghampiri gazebo karena baru sadar kalau ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN