Beradaptasi

1075 Kata

Pria yang jadi pengunjung pertamanya di hari ketiga berada di rumah Joel, ternyata seorang remaja menjelang pemuda. Ia memakai kacamata yang cukup tebal. Seketika Zevho teringat akan Karan putranya tetapi dengan segera ia tepis angannya. Ia tidak sangka kalau waktu akan terus berlalu dan ada banyak momen penting dari pertumbuhan putranya yang ia lewatkan, karena tidak lagi bersama Karan. Rasa rindu itu begitu menggigit. Perih memang tetapi ia harus bisa kuat untuk hadapi kenyataan yang ada. Terus beradaptasi untuk bisa bertahan hidup sampai ia bisa berjumpa lagi dengan Karan. Sialnya lagi, ia tidak akan mudah menemukan putranya karena ilmunya tidak mempan untuk orang terdekatnya. “Ibu, saya masih menunggu di sini,” ucap sang klien membuyarkan lamunan Zevho. “Maaf, saya kehilangan kon

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN