Aku tidak tahu kapan aku tertidur. Tiba-tiba terbangun dengan kepala sangat pusing. Aku mencoba memproses memori-memori baru. Beberapa kenangan tidak dikenal mampir di kepala, membuatku seperti merasa pernah mengalami sesuatu yang sangat panjang dan mengerikan. Aku melihat ke sekeliling. Aku terbangun di kamarku. Dan saat ini ada seseorang sedang duduk memunggungiku. “Akhza?” ucapku pelan. “Hey, udah bangun?” tanya Akhza khawatir. Perlahan aku mencoba membuka mata lebar-lebar dan bangkit dari tidurku. Sesuatu menetes dari hidungku dan jatuh di punggung tanganku. Sesuatu berwarna merah. “Kamu mimisan lagi! Jangan mendongak dan sementara bernapas melalui mulut!” Aku segera menuruti perintah Akhza. Kenapa Akhza bisa melihatku? Bukankah aku sedang berada di dalam bayangan dimensi wa

