Lytha Tak terasa kehamilanku sudah memasuki usia 4 bulan, selama kehamilanku Nathan selalu memenuhi semua keinginanku. Diapun sangat bersabar menghadapi mood swing ku. Jika ditanya aku bahagia, ya aku sangat bahagia namun kadang aku merasa bersalah disaat yang bersamaan. Aku merasa tidak adil pada bayiku yang dengan sengaja aku gugurkan dahulu. Aku merasa bahagia diatas kesedihan bayiku terdahulu. "Mikirin apa" tangan kokoh melingkah diperutku menyadarkanku dari pikiran-pikiranku "hemm....Mikirin kamu" aku membalikkan tubuhku menghadapnya, kupeluk tubuh kokohnya dan kuhirup aroma maskulinnya mencari ketenangan atas pikiran-pikiranku "Cup" kukecup bibirnya "kamu mandi dulu gih aku siapin makan malam" aku melepaskan pelukanku dan memandangi Nathan yang menuju kearah kamar mandi --------

