Kisah Sanggara -26

818 Kata
 Pagi yang terlihat sama untuk gara dan arra , Sebab mmereka melakukan hal yang tak berubah sama sekali dan gara pun melakukan aktifitas seperti biasanya. Apalagi ia juga akan menemui carlie pagi ini untuk membahas suatu masalah uang telah di ciptakan oleh luna. Gara tau konsekuensi apa yang akan luna terima atas perbuatannya kali ini yang dengan sengaja merubah beberapa isi dari dokumen proposal yang di ajukan dalam pembentukkan perusahaan baru yang meminta bantuan dari perusahaan gara. Carlie sendiri pun selaku penanggung jawab pada perussahaan itu merasa tidak percaya dengan apa yang sudah di lakukan oleh luna. Sebab carlei sangat memahami kehidupan luna yang tak akan mungkin melakukan perbuatan yang sangat tidak berpendidikan seperti saat ini. Setelah memasuki perusahaan , gara segera memasuki ruangan kantor carlie dan sontak gara pun merasa aneh dengan raut wajah carlie yang sangat sulit untuk di artikan. Dan carlie sendiri pun juga merasa terkejut dengan apa yang di bawa oleh gara , sebab carlie begitu hapal dengan cover dokumen tersebut. Gara menyerahkan dokumen tersebut kepada carlie , tanpa berkata apapun carlie kemudian membaca dokumen yang ternyata sudah di revisi oleh gara. “ dokumen ini? “ “ kamu revisi ulang? “ Gara hanya mengangguk menanggapi pertanyaan carlie , Sebab carlie sama sekali tak menyangka jika gara bisa melakukan hal yang sangat begitu tak masuk akal di kerjakan dengan waktu yang begitu singkat. Carlie membuka kembali dokumen proposal itu. Setelah nya gara sendiri hanya memilih untuk duduk di kursi yang berada di depan meja carlie. “ kamu hebat gaa. Gak salah jika presiden perusahaan ini mengangkat mu menjadi penanggung jawab utama. Dan begitu pula aku yang begitu beruntung mendapatkan patner segesit kamu yang  bisa mengulang proposal kembali dan dengan isi yang berbeda dengan waktu yang begitu sebentar. “ Puji carlie kepada gara yang sudah sangat membantunya karena sudah menyelesaikan dokumen proposal yang memang di perlukan carlie. Namun seketika tatapan carlie terarah kepada gara yang masih tak bergeming sama sekali , Carlie merasa begitu tak percaya dan ia ingin menanyakan sesuatu yang sudah ada di dalam pikiran nya sekarang ini. “ bagaimana kamu bisa? “ “ lembur lah , Daripada kamu bingung hari ini. “ Ujarnya. “ lalu bagaimana dengan luna? “ Timpa Tanya carlie lagi dan gara hanya terlihat menghembuskan nafasnya untuk meredakan sedikit rasa gundah yang menyerbu hatinya. Dan seketika gara pun terlihat berpikir atas apa yang di katakan oleh carlie. “ aku ingin ia mengakui nya sendiri lie , tanpa harus kita yang memburunya. Aku masih menentukan waktu yang tepat. “ waktu… Waktu apa? “ Tanya carlie. Gara tersenyum , “ waktu yang tepat untuk membuka semua perbuatan kejam yang sudah di lakukan luna kepada arra. “ gumam gara dalam hatinya , iya pun masih belum bisa menemukan sesuatu hal yang di carinya. “ waktu untuk mengungkap semuanya. “ Jawab gara yang terdengar sangat ambigu dengan apa yang sudah ia katakana kepada carlie. Dan carlie hanya bisa mengerutkan kening nya saat  menanggapi perkataan gara. “ aku masih mencari beberapa bukti lagi atas perbuatan yang juga sudah luna lakukan , dan bagi ku itu semua sudah melampaui batas nya. “ “ huuuhhh , Dan pikiran ku sendiri seakan masih tak percaya dengan apa yang sudah  ia lakukan lie. “ Jelas gara yang seakan tak mau menceritakan nya kepada carlie tentang apa yang terjadi kepada arra , Ia pun ingin mencari tahu terlebih dahulu tentang apa yang menjadi alasan luna melakukan ini kepada arra dan juga dirinya. Kejadian yang menimpa arra kala itu memang sudah termasuk hal yang begitu keji sekali untuk tingkah seorang manusia. Tak ada rasa belas kasihan sama sekali , Bahkan mungkin saat itu pun luna berada di dekatnya tapi ia malah terus saja membiarkan nya terluka. Dan carlie hanya mampu terdiam atas apa sudah gara katakan kepadanya. “ aku ikut kamu aja gaa , Dan yang terpenting jangan sampai luna lepas dari tanggung jawab nya atas kesalahan yang sudah ia perbuat . “ Timpa carlie yang hanya di tanggapi gara dengan anggukkan nya saja ,sebab gara juga masih belum tega dengan apa yang akan di perbuat oleh carlie pastinya jika gara mengijinkan carlie untuk menghukum luna saat ini juga. Sebab gara juga menjadi salah satu saksi kehidupan luna yang dimana ia masih menjadi tulang punggung untuk keluarga nya , Ia pun juga masih meraih semua mimpinya yang belum  sama sekali terwujud. Apakah gara tega melakukan ini semua kepada luna yang jelas-jelas juga termasuk sahabat gara. Apalagi jika luna benar-benar mendapatkan hukuman dari perusahaan nya , lalu bagaimana adik nya yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Yang masih sangat banyak butuh dana , Setidaknya gara akan berbicara sendiri kepada luna dengan apa yang sudah ia perbuat. “ dan aku mohon sama kamu lie , Masalah ini cukup aku dan kamu saja yang tahu. “ Timpa gara lagi yang di sanggupi oleh carlie dengan anggukan nya. Namun bagi carlie perlakuan luna kali ini memnag sudah begitu melewati batasannya.         _             Bersambung           _
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN