Sanggara tak lagi kembali ke hilir sungai tempat dimana ia bertemu dengan bocah cilik yang sudah tersinggah di dalam lubuk dadanya yang terdalam.
Ia ingin mengikuti saran sang ayah yang meminta nya untuk lebih bisa bertindak seperti yang seharusnya ia lakukan.
Perasaan nya itu sudah tak bisa di teruskan kembali karena dunia mereka yang berbeda ,
Dan jika seandainya mereka berada di dalam dunia yang sama pasti sanggara pasti sanggara akan selalu menjaga nya dan selalu menyanding bocah itu.
Namun apa daya yang mampu sanggara lakukan jika ternyata semua yang di bayangkan tidak seperti apa yang di inginkan nya.
Tetapi uraga sangat merasakan perubahan sedikit dari sang anak yang lebih memilih diam dan tak seperti biasa nya yang selalu mempunyai aktifitas penting di setiap paginya.
Dan seperti itu lah yang juga di rasakan uraga ketika ia kehilangan wita , istrinya.
Bagaimana rapuhnya dirinya ketika harus berpisah dengan wanita yang selama ini mampu menemaninya ,
Hhampir sudah ribuan tahun wita menemani uraga ,
Dan untuk keselamatan wita sendiri uraga harus merelakan perpisahan ini yang dimana ia sendiri harus menghapus semua ikatan cinta nya kepada wita.
Setelah nya wita di turunkan ke bumi untuk melalui kehidupan biasanya tanpa suatu kekuatan appapun.
Hingga saat ini pun uraga selalu mencari keberadaan wita tanpa sepengetahuan sanggara ataupun yang lainnya.
Ketidak sehatian nya lagi membuat uraga semakin sulit untuk menemukan wanita yang sangat di cintainya ,
Wanita yang mampu membuat uraga berubah menjadi sosok yang lebih dermawan , jika ia mengingat sikap nya dulu.
Pasti uraga sudah tak mampu lagi untuk berkata-kata.
Seketika ada sesuatu yang membuat uraga mengarahkan pandangan kesuatu tempat yang dimana terdapat sosok yang sedang mengintainya.
Dan sontak dari sudut pojok pandangan uraga yang seketika sosok itupun menghilang lagi.
Langkah uraga seakan beku dan tak ingin pergi meninggalkan tempat nya saat ini , tapi ia seperti penasaran dengan sosok yang mengintainya tadi.
Dengan siasat nya uraga merencanakan sesuatu untuk menhilang dari tempat nya sekarang dan mengelabui pandangan untuk sosok tersebut.
Rasa penasaran yang semakin memuncak akhirnya membuat sosok misterius itu menampakkan wujudnya ,
Ia tersebut sangat merasa terkejut dengan menghilangnya uraga dengan seketika dan tanpa sepengetahuan sosok tersebut ternyata uraga sedang berada di tempat yang sama seperti dirinya.
“ kemana uraga pergi ,
Bagaimana bisa ia tiba-tiba menghilang seperti ini. “
Ungkap erlang yang ternyata sudah berani menyelinap ke bumi hanya untuk mengamati uraga ,
Sedangkan di atas kahayangan pun erlang sudah mendapatkan sesuatu yang memang ia harapkan.
“ apa yang sebenarnya uraga miliki.
Kenapa ia malah lebih hebat di bandingkan saat ia ada di khayangan dulu. “
Timpa erlang lagi dengan mengepalkan kedua telapak tangannya.
Seakan tak pernah puas dengan apa yang ia dapatkan , kini erlang pun mencaritahu lebih dalam dengan apa yang telah di alami uraga dan juga sanggara semasa mereka berada di dalam bumi.
Sungguh tak bisa terbayangkan oleh uraga sendiri dengan apa yang di lihat nya saat ini , bagaimana ia melihat dengan mata kepalanya sendiri seorang musuh yang terus saja menginginkan apa yang ia miliki.
Sejak awal erlang di angkat untuk menjadi raja iblis untuk memberi perasaan yang lebih damai kepada para pengikutnya.
Namun apa yang di inginkan dewa langit tak sesuai dengan apa yang di lakukan oleh erlang , hingga pada akhirnya dewa langit lah yang mengambil semua kekuatan raja iblis dan hanya menempatkan nya untuk tinggal di khayangan saja dan menjaga keabadian api neraka.
Tetapi ia selalu saja mencari cara untuk bantuan kepada sosok iblis yang memang sudah sangat handal dan memiliki ilmu lebih untuk membawa nya agar bisa melintas menembus lapisan bumi dan langit.
Entah apa yang ia janjikan kepada para iblis tersebut hingga mereka begitu rela untuk menjadi pengikut erlang.
Uraga masih mengamati setiap perilaku erlang yang terus mengamati bagaimana letak tempat uraga dan sanggara menetap.
Ketika erlang merasa ingin sekali memasuki goa tempat uraga tinggal ,
Sontak ia pun terpelanting hebat hingga tersungkur seperti ada suatu tembok yang menghalangi nya untuk memasuki goa tersebut.
“ apalagi ini.
Bagaimana bisa aku tidak mampu memasuki goa ini. “
Gertak nya dengan kegeraman nya yang memuncak karena tak mampu mendapatkan apa yang sudah ia inginkan ,
Erlang masih mencoba berdiri dari posisinya saat ini ynag sedang tersungkur , tapi rasanya tubuh nya seperti membeku dan tak mampu bergerak lebih leluasa lagi.
Ia seperti kehilangan semua kekuatan nya yang selama ini sudah ia kumpulkan , sebab ia masih memiliki begitu banyak dendam kepada uraga dan ingin segera membalas uraga.
“ sampai kapan kamu akan bertahan dengan situasi seperti ini lang. “
Gumam uraga yang masih enggan menampakan dirinya untuk melawan erlang , sebab bukan itulah yang uraga cari.
Ia sendiri ingin merubah sikap erlang yang seakan selalu ingin mendapatkan lebih dan lebih , namun erlang pasti akan menganggap jika uraga akan melawan nya.
Seperti saat itu ,
Ketika erlang yang dengan sengaja menjebak uraga dan wita hingga akhirnya membuat wita yang harus menanggung semua kepahitan ini.
Dan bahkan perasaan mereka pun harus terhenti di batas akhir tempat perpisahan mereka , sungguh benar-benar suatu yang begitu menyakitkan bagi uraga sendiri.
Ketika ia harus melepaskan perasaan yang sudah ia bangun dari beribu tahun yang lalu dan harus hilang begitu saja dengan alasan yang sangat sama sekali tak di lakukan oleh wita ataupun uraga.
Setelah nya ,
Uraga melihat erlang yang pergi dari depan goa nya di bantu dengan beberapa iblis yang membawa nya turun ke bumi.
Kemudian uraga melepaskan mantra sehingga ia bisa menampakkan dirinya lagi , tak selang lama pun sanggara juga sudah sampai di depan goa tempat tinggal mereka.
Lalu uraga melangkahkan kakinya untuk menuju kearah sanggara yang masih mencari keberadaan uraga di sekitaran.
“ sanggara. “
Panggil uraga lirih.
“ ayah. “
“ darimana? “
Tanya nya.
“ dari keliling saja nak ,
Kamu dari mana nak?
Apa masih sama mengintai bocak cilik itu? “
rasa penasaran uraga selalu terjawab saat mendapati tatapan dari sorot mata sanggara.
Yang dimana putra semata wayang nya pewaris dari mustika kehidupan abadi , membuat suatu hal begitu di sayangkan oleh uraga yang tak mampu ia jelaskan kepada sanggara.
Dan mungkin saat ini pun juga belum ada waktu yang tepat untuk uraga menjelaskan lebih dalam dengan apa yang terjadi di dalam hati sanggara.
_ Bersambung _