Chapter 89

1219 Kata

Tangan Tuan fred mengepal hingga buku jarinya memutih. Seseorang ingin menjual cucu kesayangannya pada p****************g. Dia benar-benar ingin membunuh pria ini dalam sekali tebasan. Namun dia menahan diri karena masih banyak informasi yang diperlukan. Masih banyak yang ditanyakan pada Robin. "Bagaimana si bofoh Murad itu bisa tau tentang cucuku? Siapa yang memberitahunya?" Tanya Tuan Fred kesal. "Tuan, cucumu sejarang di tahan di vila barat milik Sandi, anaknya Tuan Murad. Bastian sudah tau ini." Robin tidak menjawab, dia mengalihkan topik ke arah lain. "Baiklah, Bagaimana kamu bisa menculiknya?" mata tajam Tuan Fred menatap Robin dengan tatapan membunuh. Robin tertawa mengejek. "Mencuri? Bukankah itu hal yang sangat sederhana? Apa yang perlu diketahui?" dia mencibir. Sedikit keso

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN