Robin menatap Bastian dengan ekspresi kaget. "Gadis di tiang itu? Bukankah sudah ku katakan ambil saja buatmu. Dia barang baru. Masih tersegel." Jawab Robin dengan ekspreai nakal. Bastian tidak menunggu dia melanjutkan, dia segera maju dan meninju Robin hingga pria itu terjerebab ke belakang. Mulutnya berdarah namun dia tidak kesal sama sekali. "Kamu tahu gadis mana yang aku maksud." Geram Bastian sambil mrlayangkan tendangan ke tubuh Robin yang hendak bangkit. Robin masih tidak melawan. "Semakin kamu marah, semakin bahagia aku melihatmu." Ujarnya dengan tawa seperti orang gila. Bastian segera berhenti menyerang. Dia melihat Robin hendak bangkit. Namun sedikit kesulitan. Wajahnya yang santai tadi berubah penuh dengan niat membunuh, tidak kalah dengan raut dingin di wajah Bastian. "Ba

