Bastian tidak merespon. Dia mengernyit kening dengan perasaan jengkel. "Ayah, jika kamu mabuk maka pulanglah. Kakek masih belum bangun." Ujar Bastian dengan nada datar. Mata Rudi menyipit dengan marah. Sesaat kemudian dia tertawa terbahak-bahak. "Apa kamu juga meremehkanku sekarang? Kamu merasa diri hebat setelah berhasil membangun bisnismu sendiri?" "Ayah, jaga sikapmu. Ini rumah sakit." Ujarnya kesal. Dia menarik Risya untuk segera pergi sambil memberi perintah pada beberapa pengawal Tuan Fred. "Antarkan Tuan Rudi pulang. Dia sedang mabuk." Ujarnya. Dua orang pengawal maju dan mrnggiring Rudi keluar namun dia berontak. "Jangan menyentuhku. Dasar anak tidak berbakti." Cercanya dengan marah. "Tuan, silahkan kembali. Tuan besar belum bangun." Bujuk kedua pengawal senior itu. Me

