Chapter 116

758 Kata

Tangannya yang menggenggam foto itu sedikit linglung. Dia terdiam lama ketika Risya berbalik lalu menatapnya dengan tatapan menyelidik. "Apa kamu ingin menjelaskan sesuatu?" Dia masih bertanya dengan tenang. Bastian lalu menoleh. "Dia temanku. Foto ini sudah lama sekali." Jawabnya singkat. Namun Risya tidak puas dengan jawaban ini, "Hanya itu?" Bastian mengangguk sedikit bingung. "Apa lagi?" Matanya berkedip tanpa rasa bersalah. Risya menarik napas berat. Apakah pria ini tidak bisa membaca bahwa dia sedang kesal atau penasaran menunggu penjelasan panjang? Apa pria ini tidak tahu bagaimana menjelaskan diri sendiri agar terlihat tidak bersalah. Baiklah! Risya bangkit dari tempat tidur menuju dapur. Ia membuka kulkas dan mengambil sebotol s**u rendah lemak dingin dan menegaknya hamp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN