Part 51

2025 Kata

Moment yang dinanti-nanti oleh Fitri sejak tadi pagi akhirnya tiba juga. Waktu makan siang. Ia pun mulai melangkahkan kakinya menuju warung makan murah dengan segera, takut-takut tempat makan yang cukup dinikmati oleh berbagai macam kalangan itu akan penuh sebelum ia datang. Maklum, jam makan siang menurut pengalamannya bekerja di sana warung makan murah itu selalu ramai oleh para pengunjung. Setelah sampai di depan pintu masuk, Fitri menarik napas panjang kemudian mulai menghembuskannya perlahan. Maklum saja, mengetahui ia akan kembali bertemu dengan mereka, teman-teman bekerjanya dulu membuat Fitri merasa nervous saat ini. Ia takut mereka akan mengusirnya karena insiden waktu itu. Insiden hilangnya dompet mewah salah satu adik sang Ibu bos yang entah kenapa bisa tiba-tiba ada di tas ker

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN