Part 61

2004 Kata

Terusik dengan banyaknya Ibu-Ibu ceriwis yang mulai ikut campur dengan permasalahannya dengan Dewa. Juga ia yang merasa mulai terpojokkan oleh situasi yang ada, ia yang mulai dicibir sebagai istri pembangkang, istri yang possesive dan cemburuan, juga Ibu yang telah tega meninggalkan anaknya sendirian di rumah, membuat Fitri mau tak mau memilih menurut untuk keluar dari bus yang akan segera berangkat menuju kampung halamannya. *** Dewa yang sejak tadi terus menerus mencekal tangannya, membuat Fitri merasa kesal dan marah. Ia pun dengan sekuat tenaga berusaha melepaskan cekalan tangan itu. “Ish, lepasin! Gara-gara kamu aku nggak jadi pulang ke kampung.” Namun gagal, karena tenaganya tak sebanding dengan tenaga Dewa. “Rumah kamu sekarang di sini, Fitri. Di Jakarta. Di rumah aku,” ucap Dewa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN