Café berjalan dengan semestinya hari itu meski di buka pada jam yang tidak biasa, tetapi pelanggan yang datang tetap konsisten. “Seojin, tolong giling daging itu dan bumbui!” Ucap Jihoon pada Seojin yang saat ini sedang mempersiapkan beberapa gelas minuman yang di pesan oleh pelanggan. “Oke!” Jawab Seojin dengan cepat, kemudian ia menaruh nampan berisi gelas-gelas itu ke jendela yang menghubungkan dapur dengan kasir. Seojin pun menekan bel untuk memberitahu Haemin bahwa ada pesanan yang telah siap di antar. Kegiatan mereka terus berulang sampai sore hari di mana pelanggan terakhir sudah keluar dan belum ada pelanggan baru. Ketiga pemuda berbeda umur itu sedang duduk di kursi mereka yang biasa mereka gunakan saat mereka santai. Meminum Banana milk yang biasa mereka minum seraya menunggu

