20. Renda Hitam Lagi

1550 Kata

“Haachiiim… haachiim…” Suara bersin berkali-kali terdengar dari ruangan Reino. Dengan kepala berputar, dia menuju sofa di depan meja Jingga, merebahkan tubuh jangkungnya di sofa panjang dan berusaha tidur. Tapi tetap saja bersin-bersin. “Bapak kalau bersin ditutup pakai kedua tangan dong terus baca Alhamdulillai Rabbil 'Alamin yang artinya segala puji bagi Allah, jadi saya bisa menjawab dengan mengucap Yarhamu kallah yang artinya semoga Allah merahmatimu, terus bapak ucap Yaghfirullaahu Lanaa wa Lakum yang artinya semoga Allah mengampuniku dan kalian.” “Tapi repot amat sih? Pusing kepalaku ini.” Reino menolak. “Itu adabnya pak, lagian kan bapak jadi bisa dapat doa dari saya loh. Bapak tiduran aja dulu saya buatkan teh manis panas ya.” Tanpa menunggu jawaban Reino karena sibuk dengan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN