38. The Deals

2050 Kata

"Mending tuku sate timbang tuku weduse ..." Lagu-lagu dangdut koplo masih terus mengalun mengiringi empat orang yang sedang bernyanyi bersama. Suara Irza sudah semakin serak karena kebanyakan menyanyi. Atau lebih tepatnya membaca teks lagu-lagu aneh bin ajaib yang dipilihkan oleh para Caddy girl, yang sama sekali tidak dia mengerti. Ini cewek-cewek pada cantik-cantik, kenapa selera lagunya begini sih? Dan sampai kapan aku harus bernyanyi menemani ketiga cewek gak jelas ini? Irza mengedarkan pandangan kepada Tyo yang sedang duduk berhadapan dengan Reino. Dapat dilihatnya kedua bisnisman muda itu sedang terdiam dan saling berpandangan satu sama lain. Situasi yang sepertinya sedang sangat serius dan tidak memungkinkan bagi dirinya untuk bisa bergabung menginterupsi mereka. "Ah sudahlah,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN