32. Jebakan.

1353 Kata

Suara dentuman musik mengalun memekakkan telinga. Alvaro dan Raka sedang duduk di sebuah klub malam, dengan sebuah gelas yang berisi cairan bening berbau menyengat. Raka masih diam memperhatikan sahabatnya yang sudah lama ia kenal. Tanpa bicara dan tanpa bertanya. Lelaki berparas tampan itu menunggu Alvaro yang membuka suara. Tepat saat gelas yang di tangan Alvaro kosong, lelaki berjambang tipis itu, menatap sahabatnya lalu mendesah. "Hah .... Kenapa kau mengajakku ke sini hanya berdua?" tanya Alvaro. Raka mengedikkan bahu, lalu dia membenahi duduknya, supaya lebih nyaman. Pandangan matanya, lurus ke sahabatnya yang telah bertanya alasan mengajak bertemu. "Kau ini sesibuk apa sih? Tumben banget kamu enggak ngajak aku keluar? Biasanya hampir setiap malam, kita nongkrong. Entah hanya se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN