I love you. Alexandra Eleanor. For the rest of my life. Kalimat itulah yang senantiasa terngiang. Bergema di telinga Lexa. Bergemuruh di dalam sanubarinya. **** "I love you. Alexandra Eleanor. For the rest of my life." Sayup-sayup Lexa mendengar kalimat itu diantara irama denting jarum jam. "I Love you Lexa." Kini suara itu terdengar semakin jelas di telinga Lexa. Lexa masih berusaha membuka kelopak matanya. Berat banget ya ampun. Serasa ini mata diinjak sama gajah. Lexa masih berusaha, terlebih saat tangannya merasakan sesuatu yang basah. Dan seperti ada napas hangat yang berhembus secara teratur disana. "I love you. Alexandra Eleanor. For the rest of my life." terdengar kalimat itu lagi. Saat kelopak mata Lexa benar-benar bisa terbuka sepenuhnya. Sosok itulah yang mungkin mengucapk

