Klek.. Pintu kamar rawat Lexa terbuka. Memunculkan sosok Nathan yang tampan dengan tas ransel maroon milik Lexa. Ah jangan lupa dicatat, dengan senyum berseri seperti abis dicium bidadari. "So, mana dokternya ?" Dylan bertanya. Nathan langsung menepuk keningnya. "Astaga gue lupa baaang." Dan Nathan segera berbalik. Menuju pintu. Namun hanya beberapa detik sebelum dia tersadar ada sesuatu di tangannya. Nathan kembali berjalan mendekati Lexa. "Kok lo dapet ransel gue ?" Tanya Lexa meraih paksa ranselnya. "Melissa yang ngasih. tadi gue ketemu di depan ruang dokter jaga." "Terus lo lupa manggil dokter jaga ? Ah lo sama begonya sama abang lo, Nath." Kini Leo yang berjalan menuju pintu. "Pantes aja tante Julia pusing sekarang karena anak-anaknya mengecewakan." Ujar Leo santai sebelum tubuh

