14. Kissing Dylan

868 Kata

Lexa mendengus kesal setelah berkali-kali mencoba untuk mentransferkan uang operasi papanya, namun tak kunjung bisa. Segera dia menarik kartu atmnya kemudian membuka pintu gerai atm dengan kasar. "Udah ?" Seru sesorang mengagetkan Lexa, namun tak bisa menyurutkan kekesalan Lexa. Dylan. Perasaan ni cowok tadi bilang mau nunggu di mobil aja, kenapa sekarang sandaran di kaca gerai atm ? Ah shit..Kenapa posisiya ngingetin gue sama Lucas.  "Atmnya gak bisa." Masih dalam mode kesel, Lexa berlalu meninggalkan Dylan. Berjalan cepat menuju mobil Dylan. Dylan mengerutkan kening untuk beberapa detik. Kemudian ikut berjalan menuju mobilnya. "Harus banget ya emang transfer sekarang ?" Tanya Dylan saat keduanya sudah duduk manis di dalam mobil. Dylan mulai menyalakan mesin mobilnya. "Gak juga si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN