Keduanya saling menatap setelah Erka dan Annya keluar dari dalam ruang kamar Dira. "Ada perlu apa kak Re?" tanya Dira yang mengawalinya lebih dahulu. "Apa hanya kalau ada perlu saja aku baru bisa menemuimu?" ucap Re dengan jawabannya. Lelaki itu lalu melangkah mendekat menuju kearah Dira saat itu. Re menghampiri Dira ditempatnya. Hingga langkah kakinya berhenti tepat dibelakang tubuh Dira yang tengah duduk memunggunginya. Tanpa basa-basi lagi. Re segera megeluarkan kotak perhiasan yang tadi di belinya. "Degh." Lagi-lagi dentuman di d**a Dira seolah tidak bisa ia kendalikan lagi saat ia melihat kotak yang Re pegangi. Keduanya saling menatap kearah cermin yang ada di depan Dira. Re segera membuka kotaknya dan mengeluarkan isi didalam kotak tersebut. Kedua tangan lelaki itu terulur dan me

